Kamis, 06 Juli 2017

[BEAUTY TALK] HAL YANG HARUS DIPERHATIIN SAAT MEMILIH SUNBLOCK


HAI :) 
Summer holiday is coming up real soon! Musim panas mungkin nggak ada di Indonesia, karena sebagai negara tropikal, kita sepanjang tahun ngedapetin paparan sinar matahari. Justru karena itulah harusnya kita rajin menggunakan krim tabir surya, nggak cuma pas mau berenang dan main di pantai aja lho. FYI, Kendall Jenner aja ngaku kalo salah satu beauty secret-nya adalah memakai sunblock setiap hari lho. How much do we really know about sunscreen? Find out below!


SINAR MATAHARI ADA 3 JENIS LHO!

YOUR-GUIDE-TO-SUNBLOCKS-AND-SUNSCREENS
source pict: www.coolasuncare.com

Tiga jenis sinar matahari, UV A, UV B, UV C dibedakan berdasarkan panjang gelombang. UV A merupakan sinar ultra violet dengan gelombang panjang. Sinar ultraviolet jenis ini dapat menembus ke kulit bagian dalam sehingga dapat mengakibatkan penuaan dini dan keriput. UV B merupakan sinar ultraviolet yang bergelombang pendek yang menembus lapisan atas kulit. Sinar jenis ini dapat menyebabkan kanker kulit dan sunburn. Sementara itu, UV C adalah sinar ultra violet yang paling berbahaya. But thanks to the ozone layer, UV C is filtered out so we will never have to worry about this type of UV ray.

APA ITU SPF?

YOUR-GUIDE-TO-SUNBLOCKS-AND-SUNSCREENS
source pict: www.coolasuncare.com

SPF adalah kependekan dari Sun Protection Factor. Dr. Roopal Kundu, seorang dermatolog dari Northwestern University Feinberg School of Medicine, menjelaskan bahwa SPF mengukur kemampuan krim tabir surya untuk menyaring sinar UVB ke kulit, yang dapat menyebabkan sunburn dan kanker kulit. Singkatnya, semakin besar SPF, semakin besar kemampuan krim tersebut melindungi kita dari sinar matahari. Lantas, gimana caranya kita dapat terlindungi dari UV A? Carilah produk sunblock yang berlabel ‘broad spectrum’ atau ‘PA+++’, ini menunjukkan bahwa produk tabir surya tersebut melindungi kulit kita dari UVA dan UVB.

MACAM-MACAM  SUNBLOCK

 YOUR-GUIDE-TO-SUNBLOCKS-AND-SUNSCREENS
source pict: media.glamour.com

Ternyata sunblock ada 2 jenis! Ada yang berbahan kimia atau disebut juga chemical sunscreen, dan ada yang berbahan dasar mineral yang disebut juga physical sunblock. Perbedaannya ada pada consistency dari krim tersebut, di mana chemical sunscreen mempunyai tekstur yang mudah merata di kulit, sementara physical sunblockmempunyai warna putih yang susah diratakan dengan kulit. 

JADI, HARUS PAKE YANG MANA?
Menurut Dr. Marisa Garshick dari Manhattan Dermatology and Cosmetic Surgery, buat kita yang nggak menyukai krim putih kental karena susah dipake secara merata (physical sunblock), gunakanlah chemical sunscreen. Namun,chemical sunscreen nggak dianjurin buat kita yang punya kulit sensitif, karena dapat menyebabkan jerawat dan sensasi seperti panas dan iritasi.

SEBERAPA SERING KITA HARUS MENGGUNAKAN SUNBLOCK?

YOUR-GUIDE-TO-SUNBLOCKS-AND-SUNSCREENS
source pict: media.allure.com

American Academy of Dermatology merekomendasikan semua orang, apapun warna atau tipe kulitnya untuk menggunakan sunblock setiap hari. Karena ternyata, kerusakan sel kulit akibat matahari (bisa berupa penuaan dini dan kanker kulit) terjadi secara kumulatif; berarti terjadi setiap saat kulit kamu terpapar oleh sinar matahari. Khususnya saat terpapar sinar matahari terik yang langsung seperti saat berolahraga atau bermain di pantai, dianjurin banget buat ngegunain sunblock setiap 2 jam sekali. Namun, jika terpapar air secara langsung seperti saat berenang, dianjurkan buat menggunakan sunblock waterproof yang harus digunakan setiap 40-80 menit tergantung dengan label yang tertera di produk. 

 copyright : gogirlmagz

Tidak ada komentar:

Posting Komentar